543.Vagetoz Luncurkan Novel & Album Kuatkan Aku


Vagetoz bulan ini meluncurkan dua buah karyanya sekaligus yang dikemas dalam album religi dan buku yang diberi judul sama yaitu Kuatkan Aku. Di album dan buku ini Teguh Permana (vocal), Acep Gunawan alias Soni (gitar), Irman alias Nuki (gitar), Budi alias Eboth (bas) dan Rudy alias Day (dram), bercerita panjang lebar perjalanan karir dan sisi-sisi kehidupannya yang menyakitkan dan berbagai pengalaman spritual para personilnya.

[Read More]

540.Menyeruaknya Psychedelia Pop

Efek Rumah Kaca juga geram pada musik pop yang banyak menyanyikan cinta.

Tahun ini adalah tahun invasi band-band dalam industri musik (pop) Indonesia. Sayangnya, sebagian besar justru terjebak dalam keseragaman. Kulminasinya adalah mencuatnya “inflasi” musik pop hingga penikmat musik mengalami kesukaran membedakan antara satu band dan band yang lain.

Hal itu mengingatkan kita pada dasawarsa 1970-an, yang juga disesaki banyaknya band setelah keran yang dibuka Koes Plus mengalir deras. Saat itu, keseragaman identitas pun terjadi, baik dari struktur penulisan lagu maupun lirik. Remy Silado sempat melontarkan kritik bahwa lagu-lagu pop (band) saat itu sarat dengan kata “mengapa” yang menteror kuping.

[Read More]

538.Kritik Kemunafikan Prisa di Album Perdana

Album perdana Prisa akhirnya rilis juga. Setelah rentetan aksi featuringnya dengan sejumlah artis seperti J-Rocks, Samsons, Sheila On 7, The Titans, dan Edane, ditambah lagi dengan endorsement dari pihak Jackson Guitars, plus dinobatkannya ia sebagai satu-satunya gitaris wanita yang masuk dalam daftar 36 Guitar Heroes versi majalah Rolling Stone Indonesia. Kini langkah barunya dalam dunia industri rekaman yang sebenarnya baru akan dimulai.

Rasanya cukup sulit untuk mempercayai bahwa keseluruhan part gitar yang ditampilkan dalam album ini dimainkan oleh seorang gitaris wanita. Jika disimak, sentuhannya benar-benar persis seperti gitaris profesional pria. Namun memang pada kenyataannya, Prisa yang memang lebih dikenal sebagai seorang gitaris ini berani untuk memonopoli keseluruhan part gitar di album perdananya untuk penikmat musik Indonesia.

[Read More]

535.Fariz RM Comeback!

Jumat ini (25.07.08) Fariz RM akan menggelar konser tunggal bekerja sama dengan Majalah Rolling Stone Indonesia mulai jam tujuh malam di Rolling Stone Live Venue Kawasan Cilandak.

Fariz RM, The Anthology Live In Concert ini juga akan menghadirkan kolaborasi yang tak kalah serunya antara Fariz RM & keponakannnya Sherina Munaf, dengan band Koil dari Bandung dan juga White Shoes & The Couples Company.

Sebelumnya Fariz RM pernah menggelar konser tunggal Pagelaran Zaman Emas Fariz RM di JHCC Jakarta tanggal 21.08.2003 lalu dengan bintang tamu Sherina Munaf, Reza Artamevia, Titi DJ, Katon Bagaskara, Warna, /rif, dan Syaharani serta menghadirkan Dwiki Dharmawan ditunjuk untuk menggarap komposisi lagu dalam konser tersebut.

Tiket untuk event ini dijual terbatas sebesar 200 ribu sampai dengan 250 ribu dan hanya didapatlan di Kantor Majalah Rolling Stone Indonesia.

Info: Fariz RM, The Anthology Live Concert

534.Buah Cinta

Banyak orang bicara cinta,
tapi ternyata gak paham.

Banyak orang cerita cinta,
tapi ternyata gak ngalami.

Jadi,
ya sudah gak usah diomongin.
Cinta dijalani aja.
Cinta dilakoni aja.
Cinta disirami aja.

Biar bertumbuh…
Biar berbuah…
Buahnyalah yang membedakan.

Cinta uang?
Cinta sejati?
Cinta tanpa syarat?
Cinta ya cinta…

Tauk, ah gelap!

Oleh: Krishnamurti, Mindset Motivator