342.Cinta, Jangan Kau Pergi

Kategori: MOTIVATION

Oleh : Arvan Pradiansyah

Sebuah foto yang sangat mengharukan terpampang di depan mata saya. Foto itu menggambarkan sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ayah, ibu dan empat anaknya yang sedang berjalan dengan penuh kekhawatiran. Si ayah menggendong anaknya yang masih kecil, begitu pula dengan si ibu. Sementara kedua anaknya yang lain berpegangan erat pada tangan ayah dan ibunya sambil menenteng sebuah tas besar. Mereka harus melewati medan yang cukup berat di tengah gempuran pesawat dan rudal-rudal mutakhir yang siap menghajar siapa pun. Hidup mereka bisa berubah hanya dalam hitungan detik. Keluarga ini sedang berjuang untuk bisa keluar dari Libanon di tengah keganasan serbuan tentara Israel yang siap membunuh siapa saja.

Dada saya terasa sesak menyaksikan pemandangan seperti ini. Saya begitu trenyuh dan tak terasa air mata mulai menetes. Saya seakan-akan sedang menyaksikan diri saya sendiri, keluarga saya, anak-anak saya yang berada dalam kondisi seperti itu. Agresi Israel ke Libanon meninggalkan begitu banyak luka dan kepedihan. Tentara Israel membombardir kota dan membunuh siapa pun yang mereka lihat. Mereka adalah orang-orang yang telah kehilangan belas kasih. Mereka telah menumpulkan hati mereka sendiri, dan tidak menyisakan ruang sedikit pun untuk sebuah cahaya yang bernama cinta.

[read more]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s