346.Kisah Pelayan Hotel

Kategori: LOVE & LIFE

Bertahun-tahun dahulu, pada malam hujan badai, seorang laki-laki tua dan istrinya masuk ke sebuah lobby hotel kecil di Philadelphia. Mencoba menghindari hujan, pasangan ini mendekati meja resepsionis untuk mendapatkan tempat bermalam.

Dapatkan anda memberi kami sebuah kamar disini ?” tanya sang suami. Sang pelayan, seorang laki-laki ramah dengan tersenyum memandang kepada pasangan itu dan menjelaskan bahwa ada tiga acara konvensi di kota.
Semua kamar kami telah penuh,” pelayan berkata.
Tapi saya tidak dapat mengirim pasangan yang baik seperti anda keluar kehujanan pada pukul satu dini hari. Mungkin anda mau tidur di ruangan milik saya ? Tidak terlalu bagus, tapi cukup untuk membuat anda tidur dengan nyaman malam ini.

Ketika pasangan ini ragu-ragu, pelayan muda ini membujuk.
Jangan khawatir tentang saya. Saya akan baik-baik saja,” kata sang pelayan. Akhirnya pasangan ini setuju.

[read more]


Advertisements

345.Gita Gutawa (Self Tittled, 2007)

Kategori: MUSIC REVIEW

Ketika sang putri kecil mulai mengerti artinya cinta….

Menyanyikan lagu-lagu dengan tehnik menyanyi high pitch bukanlah perkara mudah. Karena tidak sembarang orang dapat melakukannya. si cantik Aluna Sagita Gutawa, gadis yang kerap disapa Gita Gutawa ini memiliki karakter suara sopran sehingga ia dapat menyanyikan sejumlah lagu-lagu pop klasik yang high pitch. Putri komposer dan arangger kenamaan Erwin Gutawa ini nampaknya ingin mengikuti jejak sang ayah. Terjun di dunia musik.

Sebelumnya, Gita Gutawa dikenal sebagai penyanyi anak-anak yang pernah berduet dengan Donny ‘ Ada Band’ lewat lagu Yang Terbaik Bagimu (Jangan Lupakan Ayah). Lagu ini kemudian menjadi hits terjual lebih dari 850 ribu kopi dan membawa Gita & Donny sebagai nominasi Duet Terbaik kategori Pop AMI award 2005.

Debut album bertajuk namanya sendiri alias self titled album. Gita menamai genre albumnya ini sebagai album Pop Klasik. Erwin yang terjun langsung sebagai PRODUSER album buah hatinya ini. Gita sendiri take vocal di Jakarta, sedangkan mixing dan masteringnya dilakukan di Sydney , Australia. Production album ini dibuat serius dengan kualitas yang bagus.

[read more]


345.Gita Gutawa (Self Tittled, 2007)

Kategori: MUSIC REVIEW

Ketika sang putri kecil mulai mengerti artinya cinta….

Menyanyikan lagu-lagu dengan tehnik menyanyi high pitch bukanlah perkara mudah. Karena tidak sembarang orang dapat melakukannya. si cantik Aluna Sagita Gutawa, gadis yang kerap disapa Gita Gutawa ini memiliki karakter suara sopran sehingga ia dapat menyanyikan sejumlah lagu-lagu pop klasik yang high pitch. Putri komposer dan arangger kenamaan Erwin Gutawa ini nampaknya ingin mengikuti jejak sang ayah. Terjun di dunia musik.

Sebelumnya, Gita Gutawa dikenal sebagai penyanyi anak-anak yang pernah berduet dengan Donny ‘ Ada Band’ lewat lagu Yang Terbaik Bagimu (Jangan Lupakan Ayah). Lagu ini kemudian menjadi hits terjual lebih dari 850 ribu kopi dan membawa Gita & Donny sebagai nominasi Duet Terbaik kategori Pop AMI award 2005.

Debut album bertajuk namanya sendiri alias self titled album. Gita menamai genre albumnya ini sebagai album Pop Klasik. Erwin yang terjun langsung sebagai PRODUSER album buah hatinya ini. Gita sendiri take vocal di Jakarta, sedangkan mixing dan masteringnya dilakukan di Sydney , Australia. Production album ini dibuat serius dengan kualitas yang bagus.

[read more]


344.Self Esteem, Self Confidence, Pride

Kategori: MOTIVATION

Dua orang lelaki yang datang bertamu ke rumah seorang bijak tertegun keheranan. Mereka melihat si orang bijak sedang bekerja keras. Ia mengangkut air dalam ember kemudian menyikat lantai rumahnya. Keringatnya deras bercucuran.

Menyaksikan keganjilan ini salah seorang lelaki ini bertanya, “Apakah yang sedang engkau lakukan hai orang bijak?” Orang bijak menjawab, “Tadi aku kedatangan serombongan tamu yang meminta nasihat kepadaku. Aku memberikan banyak nasihat yang sangat bermanfaat bagi mereka. Merekapun tampak puas dan bahagia mendengar semua perkataanku. Namun, setelah mereka pulang tiba-tiba aku merasa menjadi orang yang hebat. Kesombonganku mulai bermunculan. Karena itu, aku melakukan pekerjaan ini untuk membunuh perasaan sombongku itu.”

Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua yang benih-benihnya sering muncul tanpa kita sadari. Di tingkat terbawah, sombong sering disebabkan karena faktor materi. Kita merasa lebih kaya, lebih cantik, dan lebih terhormat daripada orang lain.
Di tingkat kedua, sombong sering disebabkan faktor kecerdasan. Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, lebih bijaksana dan lebih berwawasan dibandingkan orang lain.
Di tingkat ketiga, sombong sering disebabkan faktor kebaikan. Kita seringkali menganggap diri kita lebih berakhlak, lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.

[read more]


343.Dewi (Dewa 19, Album Kerajaan Cinta, 2007)

Kategori: Lyric & Song

Dewi aku mohon
Beri kesempatan
tuk bisa menebus dosaku kepadamu

Maafkanlah aku yang menyakitimu
Aku tidak pernah menyangka bisa begini

Oh Dewi..
Dengarkanlah

Dewi..
Kaulah hidupku
Aku cinta padamu sanpai mati

Dewi..
Belah lah dadaku
Agar kau tahu
Agar kau mengerti

Ooo..Ooo..
Semua terjadi begitu saja
Tak ada serius antara dia dan aku
Tidak cinta dan tak ada hati
Hanya karena aku lelaki dan dia wanita

Oh Dewi
Dengarkanlah

Dewi..
Kaulah hidupku
Aku cinta padamu sanpai mati

Dewi..
Belah lah dadaku
Agar kau tahu
Agar kau mengerti

(Album: Kerajaan Cinta, 2007)


343.Dewi (Dewa 19, Album Kerajaan Cinta, 2007)

Kategori: Lyric & Song

Dewi aku mohon
Beri kesempatan
tuk bisa menebus dosaku kepadamu

Maafkanlah aku yang menyakitimu
Aku tidak pernah menyangka bisa begini

Oh Dewi..
Dengarkanlah

Dewi..
Kaulah hidupku
Aku cinta padamu sanpai mati

Dewi..
Belah lah dadaku
Agar kau tahu
Agar kau mengerti

Ooo..Ooo..
Semua terjadi begitu saja
Tak ada serius antara dia dan aku
Tidak cinta dan tak ada hati
Hanya karena aku lelaki dan dia wanita

Oh Dewi
Dengarkanlah

Dewi..
Kaulah hidupku
Aku cinta padamu sanpai mati

Dewi..
Belah lah dadaku
Agar kau tahu
Agar kau mengerti

(Album: Kerajaan Cinta, 2007)


342.Cinta, Jangan Kau Pergi

Kategori: MOTIVATION

Oleh : Arvan Pradiansyah

Sebuah foto yang sangat mengharukan terpampang di depan mata saya. Foto itu menggambarkan sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ayah, ibu dan empat anaknya yang sedang berjalan dengan penuh kekhawatiran. Si ayah menggendong anaknya yang masih kecil, begitu pula dengan si ibu. Sementara kedua anaknya yang lain berpegangan erat pada tangan ayah dan ibunya sambil menenteng sebuah tas besar. Mereka harus melewati medan yang cukup berat di tengah gempuran pesawat dan rudal-rudal mutakhir yang siap menghajar siapa pun. Hidup mereka bisa berubah hanya dalam hitungan detik. Keluarga ini sedang berjuang untuk bisa keluar dari Libanon di tengah keganasan serbuan tentara Israel yang siap membunuh siapa saja.

Dada saya terasa sesak menyaksikan pemandangan seperti ini. Saya begitu trenyuh dan tak terasa air mata mulai menetes. Saya seakan-akan sedang menyaksikan diri saya sendiri, keluarga saya, anak-anak saya yang berada dalam kondisi seperti itu. Agresi Israel ke Libanon meninggalkan begitu banyak luka dan kepedihan. Tentara Israel membombardir kota dan membunuh siapa pun yang mereka lihat. Mereka adalah orang-orang yang telah kehilangan belas kasih. Mereka telah menumpulkan hati mereka sendiri, dan tidak menyisakan ruang sedikit pun untuk sebuah cahaya yang bernama cinta.

[read more]


341.The Choice

Kategori: MOTIVATION

Ada sebuah cerita yang menarik yang menggambarkan tentang pilihan kita dalam menghadapi masalah dan lingkungannya. Semua pilihan tergantung diri kita sendiri.

Seorang pemuda menunggangi seekor kuda dengan semua bawaannya sedang menuju sebuah desa di lembah gunung, dengan rencana menetap di sana.
Dalam perjalanan dia bertemu dengan seorang tua yang berjalan dari arah desa tersebut.

Dia berhenti sejenak dan bertanya kepada orang tua itu: “Bagaimana keadaan di desa di depan? Bagaimana orang-orangnya?
Sang orang tua balik bertanya “Bagaimana keadaan di desa tempat asal kamu?
Sang pemuda menjawab dengan penuh emosi “Sangat tidak baik. Semua orang hanya mau berargumentasi, mau menang sendiri, semua orang saling menusuk dari belakang, tidak ada yang adil, permusuhan, politik, dll…dll.. karena itu saya ingin pergi dari sana
Orang tua itupun menjawab “Kalau begitu, kamu akan menemukan hal yang sama di desa di depan” Lalu melanjutkan perjalanannya, meninggalkan si pemuda.

[read more]


340.Si Atheis Melawan Si Bijak

Kategori: MOTIVATION

Oleh : Arvan Pradiansyah

Suatu ketika terjadilah perdebatan antara seorang bijak dan seorang ateis. Supaya dapat memberikan manfaat bagi orang banyak, maka disepakatilah suatu hari di mana perdebatan itu akan dilangsungkan di alun-alun kota. Aturan mainnya cukup berat, yakni: siapa yang kalah harus rela dipenggal kepalanya.

Pada hari yang telah ditentukan, si ateis telah siap sejak pagi hari. Karena si bijak belum nampak juga, si ateis memulai pidatonya dengan mengemukakan semua argumennya untuk membuktikan bahwa Tuhan memang tidak ada. Ia pun mengatakan bahwa si bijak tak jadi datang karena takut kalah berdebat dan menghadapi hukuman penggal.

Namun menjelang tengah hari, si bijak hadir dengan tergopoh-gopoh. Ia dimaki oleh si ateis dari atas mimbar, ”Mengapa kamu terlambat?”

[read more]


339.Reflection Of Harvey Malaiholo

Kategori: MUSIC

Ingin mengetahui kiprah Harvey Malaihollo selama dua dasawarsa (1987-2007), maka album ini rasanya lumayan mewakili Harvey dalam jatidiri yang established. Di era 80-an Harvey Malaihollo tercatat memiliki segudang prestasi dalam ajang kompetisi semisal World Pop Song Festival di Budokan Hall, Tokyo. Harvey memang masuk jajaran stylish singer yang elegan dan perfek.
Dia sangat menguasai teknik vokal. Dan ini modal utamaHarvey menjangkau jatidiri vokalnya. Sekedar catatanbahwa Harvey telah menjejak prestasi sejak tahun 1976 saat menjuarai ajang Bintang Radio dan TV Remaja Se Indonesia.
Dan album ini tampaknya berusaha menjejalkan kapasitas Harvey sebagai penyanyi kelas Festival dan enyanyi yang juga menjejakkan kakinya di industri usik pop. Album ini seolah ingin mencuatkan keseimbangan sosok Harvey.
Dari 12 track yang disemat di album ini 5 diantaranya adalah diproduksi tahun 2007. Selebihnya diangkat dari album-album yang pernah dirilis sebelumnya.
5 track yang “baru” memang tak semuanya lagu baru melainkan sebuah “remake” seperti lagu “Aku Sadari” karya Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun yang sebelumnya dipopulerkan Jayanthi Mandasari. Menariknya lagu ini dinyanyikan secara duet oleh Harvey dan Dian Pramana Poetra.