292.Seteguh Gandhi, Semenyentuh Rumi (Gede Prama)

Kategori: MOTIVATION

Menyusul maraknya kekerasan di sejumlah negara Barat (sebagai contoh serangan AS dan sekutunya ke Afganistan dan Irak) yang tadinya menjadi suri teladan dunia dalam banyak hal, sejumlah sahabat mulai bertanya: siapakah yang akan menjadi teladan di depan dalam menentukan peradaban manusia?

Sebuah pertanyaan sulit. Meminjam pendapat seorang guru, mungkin lebih mudah bagi benang kusut untuk keluar dari lubang jarum, dibandingkan mencari suri teladan peradaban pada zaman ini.

Bagi pencinta optimisme, tentu selalu ada jendela-jendela kesempatan yang terbuka pada setiap zaman. Bila saja cahaya teladan belum kelihatan, mungkin karena awan penghalang belum waktunya untuk berlalu. Bukannya karena tidak bercahaya. Ada dua jenis pemanah yang targetnya dihalangi awan: menunggu awannya berlalu, atau tetap memanah kendati berisiko tidak tepat sasaran.

Keduanya membawa plus-minusnya masing-masing. Yang pertama aman, namun ketika awan berlalu papan sasaran sudah penuh dengan anak panah orang lain. Yang kedua berisiko, namun lebih mungkin mencapai sasaran dibandingkan yang pertama.

[MORE]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s