239.Wisdom #01 (Stephen Covey)

Jangan membantah kelemahan orang lain.
Jangan pula mempertahankan kelemahan anda.
Bila anda melakukan kesalahan, akuilah, benahilah, dan belajarlah darinya, segera.
(Stephen Covey)

Meskipun Anda bebas memilih tindakan.
Tetapi Anda tidak bebas untuk memilih konsekuensi tindakan
(Stephen Covey)

238.No Mind

Saat mengalami gundah
Saat mengalami gulana
Saat bingung tanpa arah

Tenang, tenang dan tenang…
Biarkan pikiran berhenti berpikir
Biarkan pikiran berhenti menilai
Biarkan pikiran berhenti menyimpul

Maka Alam Semesta akan tersenyum
Tersenyum menyilahkan arah.
Arah terang kemana melangkah.
Melangkah betapa sederhana hidup ini.

:: krishnamurti (25.09.06) ::

237.Winner Vs Loser

Kategori: MOTIVATION

The Winner is always part of the answer;
The Loser is always part of the problem.

The Winner is always has a program;
The Loser always has an excuse.

The Winner says,”Let me do it for you;
The Loser says;” That is not my job.”

The Winner sees an answer for every problem;
The Loser sees a problem for every answer.

The Winner says,” It may be difficult but it is possible”;
The Loser says,”It may be possible but it is too difficult.”

When a Winner makes a mistake, he says,” I was wrong”;
When a Loser makes a mistake, he says,” It wasn’t my fault.”

235.Hal-Hal Kecil

Seringkali kita mendengar orang mengatakan bahwa melakukan sesuatu hal-hal kecil dan positif tidak akan memberikan dampak. Ini tidak benar.
Mungkin, perbedaannya bisa jadi tidak langsung terlihat, tetapi sesungguhnya sesuatu sedang berproses untuk terjadi.

Ketika kita melakukan sesuatu hal-hal kecil dan positif, apakah itu menolong orang yang memerlukan bantuan, sekedar berbagi semangat dan motivasi, keikhlasan hati berbagai kebaikan, memiliki sikap empati kepada orang lain, kesediaan memikirkan orang lain, sesungguhnya kita melepaskan energi positif.
Energi positif ini sekecil apapun tidak akan hilang dan akan kembali.

Kalau itu kita lakukan secara konsisten dan terus menerus “istikhamah”, pada saatnya akan kembali kepada kita dengan jumlah yang berlipat ganda.
Bentuknya bisa sama, atau bisa dalam bentuk lain yang positif.

Yakinlah kita akan menemukan berbagai kemudahan dan hal-hal yang tak terduga yang indah menghampiri hidup kita.

234.Berpuasa Menebar Kasih Sayang

Kategori: SPRIT

Maidât al-Rahmân. Istilah ini amat populer bagi masyarakat Muslim, khususnya di bulan Ramadhan. Di dunia Arab, istilah itu diartikan sebagai hidangan yang diberikan secara cuma-cuma kepada mereka yang menunaikan ibadah puasa.

Bila azan magrib dikumandangkan, masyarakat Muslim berbondong-bondong guna menyantap hidangan itu, buka puasa. Pemandangan seperti ini juga ada di pelbagai masjid di Tanah Air, khususnya Masjid Istiqlal dan pelbagai masjid raya di kota-kota besar.

Spirit kasih sayang
Tentu saja, tradisi itu merupakan salah satu khazanah kebaikan di bulan Ramadhan, yang mungkin sulit ditemukan di bulan-bulan lainnya. Bagi masyarakat Muslim, ibadah puasa mempunyai magnet tersendiri untuk menggugah kesadaran filantropis. Yaitu kesadaran untuk menderma dan menyalurkan bantuan bagi mereka yang tidak mampu, fakir miskin dan anak yatim. Ada spirit kasih sayang dalam puasa.

[more]

233.Bulan Suci Dengan Hati Suci

Kategori: SPIRIT

Setiap agama memiliki doktrin kesucian tempat dan waktu. Diharapkan umat beragama saling menghargai keyakinan serta ritual umat lainnya.

Di antara doktrin yang mencolok pada setiap agama adalah perintah bersembahyang dan berdoa serta berpuasa meski dengan keyakinan dan cara berbeda-beda. Meski perintah ibadah masuk wilayah agama, dalam pelaksanaannya unsur budaya tidak bisa dipisahkan.

Pelaksanaan puasa dan Lebaran, misalnya, aspek budayanya amat kental sehingga setiap negara memiliki kekhasan masing-masing. Dalam masyarakat Jawa, misalnya, ada tradisi yang disebut nyekar sebelum datangnya Ramadhan. Orang melakukan ziarah dan membersihkan kuburan. Ada lagi tradisi padusan, yaitu mandi ramai-ramai sehari sebelum puasa untuk menyucikan diri sebagai persiapan memasuki bulan suci. Belum lagi berbagai jenis masakan yang hanya populer selama bulan Ramadhan. Ini semua menunjukkan bahwa agama dan budaya begitu menyatu, berkaitan, dan saling mengisi.

[MORE]

231.Enjoy Your Coffee, My Frendz

Kategori: MOTIVATION

Inspirasi: Take no thought for your life, what you shall eat or drink, nor your body what you shall put on. Is not the life more than meat and the body than raiment?”

Sekelompok alumni sebuah universitas / institut ternama mengadakan reuni di rumah salah seorang profesor favorit mereka yang dianggap paling bijak dan layak didengarkan. Satu jam pertama, seperti umumnya diskusi di acara reuni, diisi dengan menceritakan (baca: membanggakan) prestasi di tempat kerja masing-masing. Adu prestasi, adu posisi dan adu gengsi, tentunya pada akhirnya bermuara pada berapa $ yang mereka punya dan kelola, mewarnai acara kangen-kangenan ini.

Jam kedua mulai muncul guratan dahi yang menampilkan keadaan sebenarnya. Hampir semua yang hadir sedang stres karena sebenarnya pekerjaan, prestasi, kondisi ekonomi, keluarga dan situasi hati mereka tak secerah apa yang mereka miliki dan duduki. Bahwa dolar mengalir deras, adalah sebuah fakta yang terlihat dengan jelas dari mobil yang mereka kendarai serta merek baju dan jam tangan yg mereka pakai. Namun di lain pihak, mereka sebenarnya sedang dirundung masalah berat, yakni kehilangan makna hidup. Di satu sisi mereka sukses meraih kekayaan, di sisi lain mereka miskin dalam menikmati hidup dan kehidupan itu sendiri. They have money but not life.

[more]

230.Tiap Hari Adalah Istimewa

Kategori: LOVE & LIFE

Kakak iparku membuka laci lemari pakaian kakakku yang paling bawah, lalu mengambil sesuatu terbungkus tissue putih dan mengulurkannya kepadaku sambil berkata: “Ini pakaian dalam yang sangat spesial.”
Kubuka bungkusan itu, dan kutemukan sebuah pakaian dalam yang sangat menawan, lembut, terbuat dari sutera, disulam tangan, dengan tali sangat lembut. Tag harga masih tertempel, dengan kode-kode penjualannya yang rumit.
“Jane membelinya 8 atau 9 tahun yang lalu, dan belum pernah memakainya.Katanya ia ingin memakainya untuk suatu kesempatan yang sangat istimewa.Yah, rasanya inilah hari yang istimewa itu,” kata kakak iparku lemah.

Ia mengambil pakaian dalam itu dari tanganku, dan meletakkannya di tas tempat tidur, bersama dengan pakaian lainnya yang kami persiapkan untuk dibawa ke rumah duka.
Ia memegang pakaian dalam itu sejenak, dan dengan tiba-tiba ia menutup laci tersebut keras-keras sambil berkata keras padaku: “Jangan pernah menyimpan sesuatu yang istimewa untuk kesempatan istimewa. Hidupmu tiap hari adalah istimewa.”

[more]