188.Baju Yang Menipu (Don’t Judge the Book by the Cover)

Kategori: LOVE & LIFE

Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston, dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University.
Mereka meminta janji. Sang sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung udik, sehingg tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge.
Kami ingin bertemu Pimpinan Harvard“, kata sang pria lembut.
Beliau hari ini sibuk,” sahut sang Sekretaris cepat.
Kami akan menunggu,” jawab sang Wanita.

Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut akhirnya akan patah semangat dan pergi. Tetapi nyatanya tidak. Sang sekretaris mulai frustrasi, dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada sang pemimpinnya.
Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi,” katanya pada sang Pimpinan Harvard.

[Selanjutnya boleh klik di sini]

187.Follow Your Destiny

Kategori: MOTIVATION

“Sebuah kapal akan baik – baik saja bila ia tertambat di pelabuhan, tetapi bukan itu tujuan kapal dibuat”

Siapakah anda….? Seekor katak yang terpenjara dalam tempurung..? seekor belalang yang diletakkan dalam kotak, sehingga tidak bisa meloncat tinggi ? seekor ayam yang mencicit kedinginan di bawah pohon ?……..ataukah seekor Elang yang menguasai angkasa ?…

Seorang pemenang, adalah mereka yang menyadari kekuatan dirinya, mengembangkannya dengan cara yang tepat, dan pada akhirnya menguasai dunia yang ditakdirkan untuknya. Siapakah anda….?

Suatu hari, seorang petani menemukan sebutir telur dan membawanya pulang ke rumah. Ditaruhnya telur merah itu bersama dengan telur – telur ayam. Saat menetas, ternyata yang menetas bukanlah seekor ayam seperti yang dikira oleh sang petani. Yang menetas ternyata adalah “seekor Elang”. Elang kecil itu memulai hidupnya bersama dengan induk ayam dan anak – anaknya. Dia mengikuti cara – cara hidup ayam. Mengais makanan dari tanah, mencari cacing, masuk ke selokan untuk mencari makanan….dsb.

Suatu hari, seekor Elang dewasa yang sedang terbang rendah melihat si Elang kecil berjalan bersama anak – anak ayam. Si Elang dewasa lalu turun untuk berbicara kepada si Elang kecil. Semua anak ayam dan induknya berlari berhamburan, karena mereka takut kepada si Elang, tidak terkecuali si Elang kecil.

[Selanjutnya]

186.Belajar Menerima Kekalahan

Kategori: MOTIVATION

Dalam perjalanan hidup manusia tak akan pernah luput dari kekalahan dan kemenangan. Kekalahan kemenangan ini jangan hanya diartikan sempit terjadi dalam suatu kompetisi atau pertandingan saja, tetapi banyak hal di dalam kehidupan ini dapat diartikan sebagai kekalahan dan kemenangan diri.

Saat kita berhasil lulus kuliah dengan nilai yang baik, kita akan sangat merasa bahagia karena kita pasti akan merasa waktu 4 tahun belajar tidak sia-sia belaka, kita berhasil, kita menang melawan nafsu-nafsu untuk akhirnya mendapatkan nilai yang bagus. Kemenangan diri bisa diartikan kesukseksan yang bisa kita capai.

Lawan dari kemenangan, adalah hal yang terkadang sulit kita terima, yaitu kekalahan. Kekalahan sangat menyakitkan apabila kita sangat berharap dan tidak mendapatkannya, terlebih bila tidak disertai perasaan untuk menerima kekalahan tersebut.

Banyak orang merasa gagal dan tidak memiliki semangat hidup lagi saat menerima kekalahan tersebut. Bahkan terkadang kekalahan ini membawa emosi jiwa yang berlarut-larut dan akhirnya membawa kita dalam keadaan depresi dan merasa sangat tidak berguna.

[Selanjutnya]

185.Potret Hati

Kategori: LOVE & LIFE

Manakala duduk dan memperhatikan dinamisnya kehidupan, kita sadari kekuatan dari foto-foto untuk menngerakkan kita. Foto-foto dari orang-otang atau tempat-tempat tertentu pada suatu saat, terekam selamanya. Kita dapat menyaksikan foto sebuah keluarga yang sebelumnya tidak pernah kita lihat seraya meneteskan air mata. Sesuatu dalam pernyataan generasi-generasi terkait selamanya, dalam puisi gambar-gambar yang berpelukan dengan negatif yang tentu saja kemudian menjdi positif setelah diproses.

Sewaktu kecil mungkin kita senang dengan foto-foto, khususnya jika kita tergambar di dalamnya. Dan kitapun akan sanggup duduk berjam-jam mengamati foto-foto selama menampilkan hanya satu wajah.

Foto-foto tak akan menggantikan pengalaman yang sesungguhnya tapi dapat memicu ingatan. Kadangkala selembar foto tertentu membuat kita sanggup mengenang sesuatu atau seseorang yang kita anggap kenal, hanya untuk kemudian mengetahui ingatan telah menipu kita. Secara keseluruhan, foto-foto membantu meluruskan catatan. Mereka memiliki kekuatan mengungkapkan tekstur lapisan yang lebih dalam, membekukan satu saat dalam waktu dan meleburnya di depan mata.

Akan tetapi dari semua karya seni gambar-gambar luar biasa, kita paling tergerak oleh foto-foto yang diambil hati dan ditangkap kamera di dalamnya.

[Selanjutnya]

184.Apakah Benar?

Apakah kaya, berkelimpahan, atau berkecukupan yang kita inginkan – yang lebih penting untuk kita perhatikan adalah untuk apa kelebihan itu kita miliki.

Apakah benar kita tidak mungkin bisa memberikan sesuatu yang tidak kita miliki lebih dahulu.

Apakah benar bila kita menginginkan diri menjadi pemberi uang, maka kita harus lebih dahulu menjadikan diri sebuah pribadi yang punya uang untuk diberikan.

Apakah benar bila kita ingin menjadi pemberi ilmu, maka kita juga harus menjadi berilmu lebih dahulu.

Akan tetapi…

Apakah benar bila kita ingin menjadi pribadi yang mendatangkan kebahagiaan kepada orang lain, maka harus berbahagia lebih dahulu.

Tidak selalu harus begitu, dan lebih banyak tidak begitu.

Kita akan dibantu untuk menjadi orang yang memiliki uang yang berlebih, bila kita menjadikan sifat pemurah.

Kita akan dimudahkan untuk mengetahui yang diperlukan orang lain yang ingin dibantu untuk menjadi lebih tahu.

Meskipun kita dalam kesedihan, kita akan dibahagiakan oleh niat dan tindakan yang mendatangkan kebaikan bagi orang lain.

Bila kita menginginkan sesuatu, maka sesuatu itu akan mudah kita dapatkan, apabila kita berupaya memberikannya kepada orang lain.

Maka jadikanlah semua tujuan hidup kita untuk memberikan yang ingin kita miliki.

Yaitu : KEBAIKAN.

::MT 18.07.06 ::

183.Orang Brengsek Guru Sejati

http://tamtomotivation.blogspot.com

Entah apa dan di mana menariknya, Bank Indonesia amat senang mengundang saya untuk menyampaikan presentasi dengan judul Dealing With DifficultPeople.
Yang jelas, ada ratusan staf bank sentral ini yang demikian tertarik dan tekunnya mendengar ocehan saya. Motifnya, apa lagi kalau bukan dengan niat untuk sesegera mungkin jauh dan bebas dari manusia-manusia sulit seperti keras kepala, suka menghina, menang sendiri, tidak mau kerja sama, dll.

Di awal presentasi, hampir semua orang bernafsu sekali untuk membuat manusia sulit jadi baik. Dalam satu hal jelas, mereka yang datang menemui saya menganggap dirinya bukan manusia sulit, dan orang lain di luar sana sebagian adalah manusia sulit.

Namun, begitu mereka saya minta berdiskusi di antara mereka sendiri untuk memecahkan persoalan kontroversial, tidak sedikit yang memamerkan perilaku-perilaku manusia sulit. Bila saya tunjukkan perilaku mereka; seperti keras kepala, menang sendiri, dll dan kemudian saya tanya apakah itu termasuk perilaku manusia sulit, sebagian darimereka hanya tersenyum kecut.

[Selengkapnya Di Sini]

181.Mengambil yang Terbaik

Kategori: LOVE & LIFE

Segala sesuatu akan menjadi yang terbaik apabila mereka MENGAMBIL YANG TERBAIK dari segala sesuatu yang terjadi”

Cerita ini mengisahkan tentang seorang anak yang bermain dalam tim kasti.
Ia selalu ditempatkan di bangku cadangan.
Prestasi sang anak biasa-biasa saja dan tidak pernah membuat sesuatu hal yang dapat dibanggakan, baik bagi timnya maupun ayahnya sendiri.

Saat ayahnya meninggal dunia, sang anak dengan tangis memohon dengan sangat kepada pelatihnya untuk menempatkan dirinya sebagai pemain utama, “saya ingin bermain untuk ayah” katanya.

[Selengkapnya Di Sini]

180.Anger Management

Kategori: MT Pointers

1. Hanya seorang yang pemarah yang bisa betul-betul bersabar.
2. Kesabaran bukanlah sebuah sifat, tetapi sebuah akibat.
3. Kemarahan adalah sebuah bentuk nafsu.
4. Kualitas reaksi Anda terhadap yang membuat Anda marah, adalah penentu kelas Anda.
5. Kita sering merasa marah karena orang lain berlaku persis seperti kita.
6. Katakanlah, tidak ada orang yang cukup penting yang bisa membuat saya marah dan berlaku rendah.
7. Anda mengetahui kebesaran yang dijanjikan untuk Anda. Maka besarkan-lah orang lain.

[Rincian Selengkapnya Di Sini]

179.Dua Pilihan

Kategori: LOVE & LIFE

Pada sebuah jamuan makan malam pengadaan dana untuk sekolah anak-anak cacat, ayah dari salah satu anak yang bersekolah disana menghantarkan satu pidato yang tidak mungkin dilupakan oleh mereka yang menghadiri acara itu.

Setelah mengucapkan salam pembukaan, ayah tersebut mengangkat satu topik:

‘Ketika tidak mengalami gangguan dari sebab-sebab eksternal, segala proses yang terjadi dalam alam ini berjalan secara sempurna/ alami. Namun tidak demikian halnya dengan anakku, Shay. Dia tidak dapat mempelajari hal-hal sebagaimana layaknya anak-anak yang lain. Nah, bagaimanakah proses alami ini berlangsung dalam diri anakku? ‘

Para peserta terdiam menghadapi pertanyaan itu.

[Selengkapnya Di Sini]