163.Cinta Itu Seperti Angin

Cinta itu seperti angin,
Kita tak dapat melihatnya,
Namun dapat merasakannya

Terkadang angin itu bertiup begitu kencangnya,
Membuatku tak sadarkan diri
Menahan gejolak di dalam hati
Namun aku dapat memahaminya

Adakah angin tanpa udara?
Adakah cinta tanpa hati?

Terkadang aku sulit memikirkan semua ini
Namun akhirnya kutahu
Yang terbaik adalah merasakannya di dalam hati

(sumber: f.nasir)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s