165.Membuka Hati

Kategori:LOVE

Sekelompok orang yang baru saja meninggal mendapatkan diri mereka sedang berdiri antre di depan gerbang akhirat.
Sambil menunggu pengadilan Illahi, mereka mulai menanyai diri mereka sendiri mengenai perilaku mereka di dunia.

“Apakah dulu aku menjadi orang tua yang baik?”
“Apakah aku berhasil mencapai sesuatu yang berharga dalam hidupku?”
“Apakah aku rajin beribadah sepanjang malam?”
“Apakah aku cukup berderma kepada fakir miskin?”
Dan, ketika akhirnya mereka sampai di gerbang, semua jiwa itu dihadapkan hanya pada satu pertanyaan, “Seberapa besar kamu dulu mengasihi?”

[Selanjutnya]

Advertisements

164.Hadiah Yang Lebih Berharga

Kategori: LOVE

Para penumpang bus memandang penuh simpati ketika wanita muda berpenampilan menarik dan bertongkat putih itu dengan hati-hati menaiki tangga.
Dia membayar sopir bus lalu, dengan tangan meraba-raba kursi, dia berjalan menyusuri lorong sampai menemukan kursi yang tadi dikatakan kosong oleh si sopir.
Kemudian ia duduk, meletakkan tasnya dipangkuannya dan menyandarkan tongkatnya pada tungkainya.

Setahun sudah lewat sejak Susan, 34 tahun, menjadi buta.
Gara-gara salah diagnosa dia kehilangan penglihatannya dan terlempar kedunia yang gelap gulita, penuh amarah, frustasi, dan rasa kasihan pada diri sendiri.

[Selanjutnya]

163.Cinta Itu Seperti Angin

Cinta itu seperti angin,
Kita tak dapat melihatnya,
Namun dapat merasakannya

Terkadang angin itu bertiup begitu kencangnya,
Membuatku tak sadarkan diri
Menahan gejolak di dalam hati
Namun aku dapat memahaminya

Adakah angin tanpa udara?
Adakah cinta tanpa hati?

Terkadang aku sulit memikirkan semua ini
Namun akhirnya kutahu
Yang terbaik adalah merasakannya di dalam hati

(sumber: f.nasir)

162.[27.06.06]


Musuh utama manusia adalah dirinya sendiri
Kegagalan terutama manusia adalah kesombongan
Kebodohan terutama manusia adalah sifat menipu
Kesedihan terutama manusia adalah iri hati
Kesalahan terutama manusia adalah mencampakkan dirinya dan orang lain
Kehancuran terbesar manusia adalah rasa keputusasaan
Kekurangan terbesar manusia adalah sifat berkeluh kesah dan tidak memiliki kebijaksanaan

Sifat manusia yang terbaik adalah rendah hati
Sifat manusia yang paling diuji adalah semangat dan keuletannya
Hadiah terutama manusia adalah sifat lapang dada dan mau memaafkan
Ketenteraman dan kedamaian terutama manusia adalah berbuat baik terhadap orang lain

“Segala pekerjaan mudah untuk dilakukan kecuali satu hal……….
Memahami orang lain dan menerima keberadaannya tanpa mempersoalkan “Kekurangannya”

“Sebagaimana diri kita, demikian pula makhluk lain, sebagaimana makhluk lain, demikian pula diri kita. Dengan memikirkan mereka, dengan membandingkan mereka, tidak seharusnya kita saling berselisih, bertengkar dan membunuh atau menyebabkan hal itu.”

“Kulihat saudaraku dengan mikroskop kritik dan kubilang sungguh jahat saudaraku itu, kulihat lagi ia dengan teleskop hina dan kubilang alangkah kecilnya ia, kemudian kupandang ia dengan cermin kebenaran, alangkah miripnya ia dengan aku”

[The best and the most beautiful things in this world, cannot be seen..nor touched, but are felt in the bottom of our heart]

.:: [de:ja:vu] ::.

161.Berikan Maafmu

Kategori: MOTIVATION

Bila kita sibuk mencari kesalahan orang lain;
memenuhi ingatan dengan kekeliruan orang lain;
mengobarkan kebencian pada perilaku orang lain;
maka pandangan kita akan kemajuan diri terkaburkan.

Jangan bebani pundak kita dengan semua itu.
Bebaskan diri kita.
Biarkan lepas.
Biarkan diri kita menjadi ringan.

Kita mungkin tak bisa menghapus luka yang telah tertoreh.
Namun kita bisa memberikan maaf.
Meski tak diminta, tetap berikan maaf.

Terlebih lagi, kita harus meminta maaf pada diri kita sendiri karena telah memberatkan hidupnya dengan hal-hal yang tak perlu.
Maafkanlah diri kita sendiri.

Rasakan betapa ringannya hati kita.
Ringan bagai balon gas terlepas di udara.

Selama kita menyimpan maaf, kita menyediakan ruang kosong yang memungkinkan terbang melepaskan diri dari belenggu bumi.

[Selanjutnya]


159.Sang Juara

Kategori: MOTIVASI

Suatu ketika, ada seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab, ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab, memang begitulah peraturannya.

Ada seorang anak bernama Ahmad. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Ahmad lah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya.

[Selanjutnya]


158.Nidji, Warna Pelangi Rasa Coldplay

Kategori: MUSIC
Setelah denger lengkap album Nidji “Breakthru” tak terasa seperti denger kelompok musik aliran modern rock bule (terutama band-band british) dengan irama yang familiar dan enak di kuping, apalagi pada lagu dengan bahasa Inggris.
Emang mereka ngakuin kalo terpengaruh ama band-band luar seperti Coldpaly, Keane, L’Arc-en-ciel, Go Go Dolls, U2, Radiohead, Smashing Pumpkins, The Verve, Dave Mathews & The Killers.
Dengan format musik modern rock yang dipadu ama unsur punk, pop, alternatif & progresif emang secara langsung maupun tak langsung Nidji terpengaruh & terinspirasi ama band-band tersebut.

[Selanjutnya]

157.CHILD

I am one
I am child
I’m the saint who marches in love

I’m the pain
Electric pain
Bolt of thunder in the rain

I’m the blood
I’m the key
You are evergreen
Who blessed in union

Let them born into this world
Let them sing into the sky

I will be fading.. i will be fading..
And i will be fading
As your child … as your child..

Don’t let go
Don’t be frightened
Don’t be scared and don?t be late

(Song by : Nidji, Lyric by : Giring)

156.Tahajjud Cinta

mahaanggun tuhan yang menciptakan hanya kebaikan
mahaagung ia yang mustahil menganugerahkan keburukan

apakah yang menyelubungi kehidupan ini selain cahaya
kegelapan hanyalah ketika taburan cahaya tak diterima

kecuali kesucian tidaklah tuhan berikan kepada kita
kotoran adalah kesucian yang hakikatnya tak dipelihara

katakan kepadaku adakah neraka itu kufur dan durhaka
sedang bagi keadilan hukum ia menjediakan dirinya

ke mana pun memandang yang tampak ialah kebenaran
kebatilan hanyalah kebenaran yang tak diberi ruang

mahaanggun tuhan yang menciptakan hanya kebaikan
suapi ia makanan agar tak lapar dan berwajah keburukan

tuhan kekasihku tak mengajari apa pun kecuali cinta
kebencian tak ada kecuali cinta kau lukai hatinya

[Oleh : Emha Ainun Nadjib, Dari Seribu Masjid Satu Jumlahnya]