045.Hening

TUHAN, sepi itu melarutkan jiwa!
Doaku yang tak patut tak mampu kututup.
Mulut ini tak pernah cukup mengurai risau.
Membedah satu demi satu lebam.
Yang ku tahu hanya KAU yang mampu sembuhkan.

TUHAN, sepi itu menyesakkan!
Pintaku yang berurut tak pernah selesai kusebut.
Hati ini tak pernah puas memuntahkan beban.
Berharap satu demi satu terlepas.
Dan KAU akan menghilangkan penatnya.

TUHAN, sepi itu melumatkan!
Cemas yang tak bertepi membuat hidupku rancu.
Dayaku tak pernah cukup untuk bangkit melawan.
KAU satu-satunya kekuatan yang menguatkan aku TUHAN.
Jangan bakar doaku! dengan-MU aku berani menghalau sepi!

TUHAN, kumohon jangan bakar doaku!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s