Pergi Bersama Cahaya

entah kenapa aku merasa waktu tersisa sedikit.
berbicara padamu berbusa berbunga kata-kata.
tapi kini kurasa sudah akan habis kata-kata.
makna sudah sirna, mungkin cuma canda…..

aku apakah harus kututup saja dengan kata-kata selamat tinggal?
dengan kata-kata ataukan dengan seutas senyum.
kamu bisa terjemahkan angin beriringan.
membawa ucapan perpisahan….

entah kenapa hatiku tak terbeban pada perpisahan ini…
puisi, cerita, dongeng, renungan atau ceramah basa-basi telah kurasa kenyang.
Apalagikah yang harus aku seduh?
kartun, gambar corek atau ilustrasi grafis menantiku…

tapi haruskah aku tinggalkan kamu, dengan puisi?
ah, jika cuma muntahan emosi, kita harus berpisah.
jika murni isi hatiku tercetak di hatimu, tak ada perpisahan.
namun bagaimana dengan fiksi dan opini basa-basi?

aku tengah kehabisan daya.
kata-kata sudah tidak bisa dipercaya.
tak jua ada …….menaburi alam maya.
maka kukemas jiwaku, pergi bersama cahaya….

28.12.05

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s