Memaafkan Diri Sendiri Sebelum Memaafkan Orang Lain

“Maafkan dirimu sendiri dengan demikian kamu akan lebih bisa menerima kesalahan orang lain dan kamu juga akan berhenti mengkritik orang lain.”

Kata-kata itu saya dapatkan ketika saya baca horoskop di sebuah situs.

Belajar memaafkan diri sendiri sebelum memaafkan orang lain adalah hal yang bisa dikatakan tidak gampang, karena memaafkan diri sendiri berarti juga kita harus menerima kekalahan kita, hal-hal “buruk” yang kita perbuat, juga yang paling sulit adalah mengakui bahwa kita sudah tidak jujur pada diri sendiri.

Seperti kita tahu hati kita selalu membimbing kita untuk melakukan hal-hal positif, sadar atau tidak itu memang sudah kodratnya.
Nah, menurut saya, untuk memaafkan orang lain, kita harus bisa memaafkan diri sendiri untuk kemudian memperbaiki kesalahan itu dan juga kita harus konsisten dengan apa yang sudah sepakati untuk tidak mengulanginya lagi, lebih-lebih kita harus selalu mendengar kata hati kita.

Memaafkan diri sendiri saja sudah susah, apa lagi memaafkan orang lain ? belajar untuk menerima karena sudah cukup kita jadi seseorang yang selalu memakai topeng, bukan begitu? pertanyaan saya selanjutnya, kapankah kita terakhir kali memaafkan orang yang telah berbuat kesalahan terhadap anda dengan tulus dan menganggap bahwa itu tidak pernah terjadi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s