31.12.2005… (thanks Allah it’s Our 2nd Wed’Day..!)

CINTA ABADI

Kehadiran cintamu, menyinari hidupku
Kehangat cintamu, mengubati sepiku

Kelembutan hatimu, mengubati lukaku
Kedamaian hatimu, menyinari hidupku

Belaian manjamu, penawar resahku
Keluhuran hatimu, hanya kau kekasihku

Keagungan cintamu, bersama impianku
Untuk hidup bersama, selamanya

Makin membara, api cintaku
Kaulah yang satu, kaulah cintaku

Tak mungkin lagi, berubah hati
Cinta yang suci, cinta abadi

FOREVER LOVE

The first time I laid my eyes on you I knew.
We’d spend this life side by side.
I still feel the same though you’re so far away.
I swear that you’ll always be my…

Forever love. I promise you.
Someday we’ll always together.
Forever love. I won’t give up. no matter what.
I’ll be waiting for you. forever love.

Minutes and hours and years may go by.
But my heart knows nothing of time.
So don’t cry, just keep me right there.
In your dreams. and hold on to these words of mine.

Love is the road to our destiny.
Nothing can change what is meant to be.

Love Song

LOVE SONG (by:311)

Whenever I’m alone with you
You make me feel like I am home again
Whenever I’m alone with you
You make me feel like I am whole again

Whenever I’m alone with you
You make me feel like I am young again
Whenever I’m alone with you
You make me feel like I am fun again

However far away
I will always love you
However long I stay
I will always love you
Whatever words I say
I will always love you
I will always love you

Whenever I’m alone with you
You make me feel like I am free again
Whenever I’m alone with you
You make me feel like I am clean again

Suka Ngomongin Orang & Menjilat Bos Saat Maut Wajahnya Berubah Menjadi Babi.

Kok panjang banget judulnya? Bener, itu salah satu episode dari sinetron hidayah yang sempet gw liat semalem.
Sinetron bernuansa demikian yang lagi marak di TV itu diambil dari kisah nyata yang pernah dimuat di Majalah Hidayah (jadi judulnyanya pun panjang dan aneh-aneh!).

Kisah dengan setting pabrik itu bercerita tentang karyawan yang kerjaannya ngaduin temen-temennya ke pemilik perusahaan.
Dimulai dari ngaduin temennya yang lagi ketiduran di gudang karena ngantuk semaleman nungguin anaknya yang sakit, bukannya mgebangunin malah diaduin ama sang bos sehingga tertangkap basah dan kena sanksi pencabutan tunjangan makan.
Dengan kelihaian berbicara dan keculasannya, beberapa temen lain yang belain kepala gudang tersebut akhirnya kena juga akibatnya dengan disingkirkan ke luar daerah.
Sang bos besar sih percaya aja semua omongannya karena prinsip toh dia atasan langsung dia dan tanpa ngecek langsung atau tanya karyawan lain.
Akhirnya dia pujian, bonus dan yang jelas pangkat dinaikin dengan cara mengorbankan temen-temen dan anak buahnya.

Hidupnya berubah drastis dan jadi bos kecil di perusahaan itu.
Dengan sikap sombong dan serakah dia masukin beberapa kerabatnya kerja di pabrik itu tanpa masa percobaan, sampai-sampai pengelola kantin dipecat dan digantikan sang istri.
Untuk mengambil kesempatan mumpung berkuasa, semua karyawan diwajibkan makan di kantin dengan harga yang telah ditentuin lebih mahal!.
Dia juga pinter bikin laporan palsu ke atasan bahwa semua kegiatan berjalan lancar tanpa masalah (ABS kali!).

Tapi memang Tuhan selalu memberi balasan yang setimpal pada orang yang berbuat gak bener.
Dimulai dari complain dari customer, laporan dari anak buah sampe kepergok kabur dari kantor saat jam kerja yang bikin perusahaan mo bangkrut.
Akhirnya setelah ketauan belangnya, dipecatlah dia dan digantikan dengan orang lain yang telah dibuang ke luar daerah.
Karena stress kali, sakitlah dia dan duit haramnya pun abis buat ngobatin.
Lama-lama wajahnya berubah menyerupai babi dan ajalpun enggan menghampirinya. Berkat doa dan maaf dari temen-temen yang sebelumnya pernah disakitinya maka lancarlah proses menghadap yang Maha Kuasa.

Kalo diambil hikmah dari crita itu sebenarnya udah jelas kalo kita gak boleh ngaduin temen-temen or anak buah yang berbuat salah ke bos lebih atas lagi. Kalo salah ya ditegur kecuali emang dah gak bisa…, ya kalo berbuat baik or dia lebih kreatif ya didukung…
Buat sang bos besar sendiri? Apakah semua laporan dari bos kecil tersebut benar? ya di cek aja sendiri, kan banyak caranya.
Atau ada hikmah yang lain? Wallahualam.!

Kata Bijak:
“Karena tiga hal orang bijaksana dapat dikenal. Apakah ketiga hal tersebut? Orang bijaksana memandang segala kekurangan(nya)sebagaimana adanya. Bila orang bijaksana mengetahui suatu kekurangan, ia berusaha untuk memperbaikinya. Dan bila ada orang lain yang mengakui kekurangannya, orang bijaksana akan memakluminya.

(-Buddha-)

Perjalanan Ke Dalam Hati

Hati adalah tempat bertanya.
Hati adalah cermin.
Apa yang kita lakukan terus-menerus akan berpengaruh dan berbekas pada hati.
Hal-hal terpuji akan membuat hati mengkilap dan cemerlang.


Sementara hal-hal tercela akan membentuk asap hitam kelam yang menumpuk sedikit demi sedikit dan membuat hati menjadi gelap-gulita.
Lama-lama hati yang gelap akan menebal dan terkunci.
Ini menghalangi kita melihat kebenaran.
Karena itu kita perlu membersihkan hati kita dari benih-benih penyakit hati.

Ada tiga penyakit yang paling sering menghinggapi hati kita.
Ini juga adalah tiga dosa paling awal sejak keberadaan manusia.

Pertama, sombong dan arogan.
Ini adalah penyakit iblis yang menolak ketika diperintahkan bersujud pada Adam.
”Ia diciptakan dari tanah, sedangkan aku dari api,” ujar Iblis.
Ini sikap rasialis seperti yang ditunjukkan oleh Hitler maupun rezim Apharteid di Afrika Selatan.
Tanpa sadar kita pun sering merasa lebih mulia dari orang lain semata-mata karena faktor SARA.
Penyakit sombong sering muncul dalam bentuk merasa lebih penting, lebih tahu, lebih benar, dan lebih taat, dari orang lain.
Perasaan paling tahu dan paling benar membuat kita menutup telinga.
Kita tak merasa perlu mendengarkan orang lain.
Kita justru sibuk memaksakan ”agenda” kita pada orang lain.
Akar dari sombong adalah kebiasaan membanding-bandingkan diri kita (comparing) dengan orang lain.
Membanding-bandingkan akan membuat kita terombang-ambing.
Kita merasa super kalau berhadapan dengan orang yang ada di bawah kita, tapi ironisnya kita akan merasa rendah diri di saat yang sebaliknya.
Padahal satu-satunya perbandingan yang baik adalah membandingkan diri Anda terhadap potensi Anda sendiri.

Kedua, serakah.
Ini penyakit Adam yang tetap memakan pohon yang dilarang Tuhan.
Padahal ada berjuta-juta pohon yang disediakan dan hanya satu pohon itu yang dilarang.
Akar serakah adalah scarcity mentality (mentalitas kelangkaan), yaitu perasaan bahwa segala sesuatu sangat terbatas, sehingga berprinsip ‘Saya akan mengambilbagian saya dulu sebelum kehabisan.’
Orang serakah menganggap dunia seperti sepotong kue.
”Kalau Anda mendapatkan potongan besar, sisanya tinggal sedikit untuk saya.”
Karena itu, saya akan mengambilnya dulu.
Semua persoalan yang kita hadapi di negara ini, baik KKN,upah minimum yang tak cukup untuk hidup layak, atau persoalan tarik-ulur otonomi daerah, sebenarnya berakar dari keserakahan, yaitu keinginan menguasai dan tiadanya keinginan untuk berbagi dengan pihak lain.

Ketiga, penyakit iri dan dengki.
Ini penyakitnya Qabil yang merasa iri terhadap Habil yang mendapatkan istri lebih cantik.
Akar penyakit ini adalah kecenderungan kita untuk selalu bersaing (competing) dengan orang lain.
Kita memandang dunia sebagai medan pertempuran.
Kita memandang setiap orang sebagai pesaing kita.
Karena itu kita berjuang mengalahkan mereka.
Kita ingin lebih pandai, lebih hebat, dan lebih populer.
Kita berduka melihat orang lain sukses.
Kita sedih melihat kawan naik pangkat.
Kita pusing melihat tetangga membeli mobil baru.
Orang yang bermental seperti ini tak perduli dengan prestasinya sendiri.
Yang penting, ia lebih tinggi dari orang lain.
Bangsa kita dipenuhi manusia-manusia yang mengidap penyakit ini.

Saya biasa menyingkatnya dengan AIDS (Arogan, Iri, Dengki, Serakah).
Itu sebabnya masalah kita tak kunjung usai.
Tapi daripada melihat orang lain, marilah kita melihat diri kita sendiri.
Karena, bukan mustahil kita pun ”terinfeksi” penyakit AIDS ini.
Jangan lupa, kepemimpinan selalu dimulai dari diri sendiri.
Karena itu, mulailah melakukan perjalanan ke dalam.
Yaitu, menyelami hati kita masing-masing dan mendeteksi adanya benih-benih AIDS ini dalam hati kita.

Awalnya pasti sulit.
Saya teringat kata-kata mantan Sekjen PBB, Dag Hammersjold,yang banyak melakukan perjalanan antarnegara dan antarbenua. ”Perjalanan yangpaling panjang dan paling melelahkan adalah perjalanan masuk ke dalam diri kita sendiri.”

(Oleh: Arvan P.)

Pergi Bersama Cahaya

entah kenapa aku merasa waktu tersisa sedikit.
berbicara padamu berbusa berbunga kata-kata.
tapi kini kurasa sudah akan habis kata-kata.
makna sudah sirna, mungkin cuma canda…..

aku apakah harus kututup saja dengan kata-kata selamat tinggal?
dengan kata-kata ataukan dengan seutas senyum.
kamu bisa terjemahkan angin beriringan.
membawa ucapan perpisahan….

entah kenapa hatiku tak terbeban pada perpisahan ini…
puisi, cerita, dongeng, renungan atau ceramah basa-basi telah kurasa kenyang.
Apalagikah yang harus aku seduh?
kartun, gambar corek atau ilustrasi grafis menantiku…

tapi haruskah aku tinggalkan kamu, dengan puisi?
ah, jika cuma muntahan emosi, kita harus berpisah.
jika murni isi hatiku tercetak di hatimu, tak ada perpisahan.
namun bagaimana dengan fiksi dan opini basa-basi?

aku tengah kehabisan daya.
kata-kata sudah tidak bisa dipercaya.
tak jua ada …….menaburi alam maya.
maka kukemas jiwaku, pergi bersama cahaya….

28.12.05

Kisah Sang Tikus

Seekor tikus mengintip di balik celah di tembok untuk mengamati sang petani dan isterinya, saat membuka sebuah bungkusan.
Ada makanan pikirnya? Tapi, dia terkejut sekali, ternyata bungkusan itu berisi perangkap tikus.
Lari kembali ke ladang pertanian itu, tikus itu menjerit memberi peringatan; “Awas, ada perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati, ada perangkap tikus di dalam rumah!”

Sang ayam dengan tenang berkokok dan sambil tetap menggaruki tanah, mengangkat kepalanya dan berkata, “Ya maafkan aku Pak Tikus. Aku tahu ini memang masalah besar bagi kamu, tapi buat aku secara pribadi tak ada masalahnya. Jadi jangan buat aku sakit kepala-lah.”

Tikus berbalik dan pergi menuju sang kambing.
Katanya, “Ada perangkap tikus di dalam rumah, sebuah perangkap tikus di rumah!”

Wah, aku menyesal dengar khabar ini,” si kambing menghibur dengan penuh simpati, “Tetapi tak ada sesuatu pun yang bisa kulakukan kecuali berdoa. Yakinlah, kamu sentiasa ada dalam doa doaku!”

Tikus kemudian berbelok menuju si lembu.
Oh? sebuah perangkap tikus? Jadi saya dalam bahaya besar ya?” kata lembu itu sambil ketawa, berleleran liur.

Jadi tikus itu kembalilah ke rumah, dengan kepala tertunduk dan merasa begitu patah hati, kesal dan sedih, terpaksa menghadapi perangkap tikus itu sendirian.
Ia merasa sungguh-sungguh sendiri.

Malam tiba, dan terdengar suara bergema di seluruh rumah, seperti bunyi perangkap tikus yang berjaya menangkap mangsa.
Isteri petani berlari pergi melihat apa yang terperangkap.
Di dalam kegelapan itu dia tak bisa melihat bahwa yang terjebak itu adalah seekor ular berbisa.
Ular itu sempat mematuk tangan isteri petani itu.
Petani itu bergegas membawanya ke rumah sakit.

Si istri kembali ke rumah dengan tubuh menggigil, demam.
Dan, sudah menjadi kebiasaan, setiap orang sakit demam, obat pertama adalah memberikan sup ayam segar yang hangat.
Petani itu pun mengasah pisaunya, dan pergi ke kandang, mencari ayam untuk bahan supnya.

Tapi, bisa itu sungguh jahat, si istri tak langsung sembuh.
Banyak tetangga yang datang membesuk, dan tamu pun tumpah ruah ke rumahnya.
Ia pun harus menyiapkan makanan, dan terpaksa, kambing di kandang dia jadikan gulai.
Tapi, itu tak cukup, bisa itu tak dapat taklukkan.
Si istri mati, dan berpuluh orang datang untuk mengurus pemakaman, juga selamatan.
Tak ada cara lain, lembu di kandang pun dijadikan panganan, untuk puluhan pelayat dan peserta selamatan.

Kawan, apabila kamu dengar ada seseorang yang menghadapi masalah dan kamu pikir itu tidak ada kaitannya dengan kamu, ingatlah bahwa apabila ada “perangkap tikus” di dalam rumah, seluruh “ladang pertanian'”ikut menanggung risikonya.

Sikap mementingkan diri sendiri lebih banyak keburukan dari baiknya.

(Sumber: Unknown)

Maafkan lalu Lupakan…!

Ada suatu crita tentang dua sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir.
Di tengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar temannya.
Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir : HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENAMPAR PIPIKU.

Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oase, dan segeralah mereka untuk mandi.

Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil diselamatkan oleh sahabatnya.
Ketika dia mulai siuman & rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu: HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENYELAMATKAN NYAWAKU.

Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya, “Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir, dan sekarang kamu menulis di batu ?
Temannya sambil tersenyum menjawab, “Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya diatas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan tersebut. Dan bila sesuatu yang luar biasa baik terjadi, kita harus memahatnya diatas batu hati kita, agar takkan pernah bisa hilang tertiup angin.”

Emang dalam perjalanan hidup ini kita sering timbul beda pendapat ataupun konflik dengan teman maupun keluarga karena pebedaan pikiran atau masalah lain misalnya.
Kita kadang sakit hati kalo di khianati, dibohongi, disakiti ataupun diremehkan oleh orang lain. Akan tetapi kita tak boleh berkepanjangan.
Sebagai manusia yang tak luput dari kesalahan kita harus mencoba untuk saling memaafkan dan setelah itu lupakan semuanya apa yang telah terjadi.

Dan belajarlah menulis diatas pasir.

… dia gak ganteng kok!

Ada seorang pria, dia tidak ganteng… tapi dia mempunyai perasaan yg tulus..
suatu hari, dia jatuh cinta kepada seorang wanita..
wanita yang sungguh membuatnya jatuh hati..
tapi ia menyadari bahwa dia tdk ganteng…
jaid dia menyimpan perasaan itu jauh di dalam lubuk hatinya…

Dia tidak ganteng…
menyadari kenyataan ini, dia masih berkenalan dengan wanita tersebut selama kenalan, dia menanyakan nomor telponnya…
mereka saling berkomukasi satu sama lain..
pria itu sangat senang berbicara denganwanita tersebut..

Dia tidak ganteng….
dia harus selalu mengingatnya sepanjang waktu..
dia tau dia tdk dpt menyampaikan perasaannya kpd wanita tsb..
Tetapi, suatu hari dia mengumpulkan segenap keberaniannya utk menelpon wanita tsb…
ketika dia ingin menelpon, teleponnya berbunyi dan ternyata itu dari wanita tsb..
wanita impiannya…
wanita itu mengajaknya untuk keluar malam itu…
tidak ada alasan buat pria itu untuk mengatakan “tidak”..
malam itu mereka prg ke restoran untuk makan malam…

Dia tidak ganteng…
hal ini terbukti padanya malam itu…
ketika wanita itu mengatakan dia jatuh cinta pada seorang pria….
hatinya hancur berkeping-keping oleh pujaan hatinya…
tetapi dia tidak mengatakan sepatah katapun..
dia tau bahwa dia tidak ganteng…

Dia tidak ganteng…
dan ia tahu, ia tidak akan mendapatkan wanita impiannya…
jadi dia berencana menolong wanita tersebut, wanita pujaan hatinya..
setelah seminggu, dia melihat wanita tersebut berkencan dengan seorang pria..
dia tahu bahwa tiada lagi harapan buatnya..

Dia tidak ganteng..
dan hal ini membuat dia kehilangan cintanya…
dia hanya tetap menyimpan perasaan ini jauh dalam lubuk hatinya..
tapi tak mengapa…
selama wanita yang ia cintai bahagia bersama denga pria yang dia cintai…

Dia tidak ganteng…
tetapi mungkin cintanya yg besar membuat wanita trsbt balik kepadanya…
suatu hari, wanita trsbt datang menangis padanya…
wanita tsbt berkata bahwa ia telah kehilangan keperawanannya dan pria yang dicintainya mencampakkannya..
Wanita itu menangis tersedu-sedu dan tidak tau harus kemana…

Dia tidak ganteng…
tapi dia mencintai wanita tersebut…
Dia menghapus air mata wanita trsbt dan memberikannya pelukan yg hangat…
wanita trsbt merasa kehangatannya mengalir melalui tubuhnya dan
menyentuh hingga ke dalam hatinya…
Wanita tsbt menyadari bahwa inilah cinta sejati…

Dia tidak ganteng…
tetapi akhirnya ia menemukan cintanya…
Dan dia bahagia selamanya…

tampang tidaklah sesuatu yang harus dipertimbangkan dalam cinta…
pertimbangkanlah perasaan orang disekitarmu..
kamu akan menemukan cinta sejati dirimu…
dia mungkin tidak ganteng…
tetapi ia mencintai mu lebih dari semua org yg mencintaimu…

Apa Artinya Cinta

Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo’akannya walaupun dia tidak berada disisi kita.
Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat.
Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita?
Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya.
Itulah Cinta…

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba.
Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup.
Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya.
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan.
Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati.
Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya.
Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.

Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Seandainya kamu ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis, ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah.
Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut, tetapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk jari.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.
Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehingga kamu kehilangannya.
Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi.
Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya.

Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kamu benar-benar mencintainya setulus hati.
Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU.

Kemungkinan apa yang kamu sayangi atau cintai tersimpan keburukan didalamnya dan kemungkinan apa yang kamu benci tersimpan kebaikan didalamnya.
Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada perempuan artinya alam, cinta kepada diri artinya bijaksana, cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada Tuhan artinya Takwa.

Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta ke dalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan.
Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.
Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing.

Cinta adalah keabadian… dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki.
Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta, karena cinta bukanlah suatu objek yang bisa dilihat oleh kasat mata, sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.
Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin.
Inilah dahsyatnya cinta.

Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan.
Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan didalam dirinya.
Kamu tidak akan pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta.
Namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.

Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.
Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah.
Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.
Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir.

Tentang Sebuah Keinginan

Apa yang kuinginkan saat ini?
aku ingin berteriak sekencang-kencangnya.

Apa lagi?
aku ingin menumpahkan air mata ini sebanyak-banyaknya.

Apa lagi?
aku ingin menolak perasaan yang bergejolak ini, bahwa ini semua adalah tidak benar.

Apa lagi?
aku tak ingin dibohongi lagi oleh siapapun.

Apa lagi?
Aku masih ingin tetap tersenyum.

Hadapi dengan senyuman, semua yang terjadi biar terjadi. Hadapi dengan tenang jiwa, semua kan baik-baik saja.

(Dewa – Hadapi dengan Senyuman).

Hadapi dengan senyuman
semua yang terjadi
biar terjadi….
Hadapi dengan tenang jiwa

semua… Kan baik baik saja
bila ketetapan tuhan
sudah ditetapkan
tetaplah sudah….

Tak ada yang bisa merubah
dan takkan bisa berubah

relakanlah saja ini
bahwa semua yang terbaik
terbaik untuk kita semua
menyerahlah untuk menang